Jamaica Cafe’s Unofficial Blog

November 28, 2005

Road to Singapore

Filed under: Events

Pisa Cafe, Minggu, 27 Nov ‘05

Udah lama juga ga ngeliat JC nyanyi. Eh, tiba-tiba ada SMS yang ngabarin, JC bakal nyanyi di Pisa Cafe. Wah, seru tuh…

Bertemu JC sebelum menyanyi, rasanya sih ga ada perubahan deh. Bayu masih tetep botak (hi…hi…hi…), Iko masih tetep ‘berisi’ (meski agak sedikit mengurus), dan Anton masih tetep cakep (he…he..he…).

Sekitar jam 9.30, mereka naik ke pentas. Mike menjelaskan, pentas kali ini adalah semacam warming up buat penampilan mereka di Singapore (yang kedua nih) tanggal 3 dan 4 Desember nanti. Mereka akan tampil di Esplanade dalam acara Pesta Raya Singapore. Sekitar 18 lagu akan mereka bawakan di sana.

Bergantian membawakan lagu Melayu, Iko, Hekko, dan Jimmy, terasa benar bahwa mereka mampu membawakan cengkok melayu dengan baik. Cindai, Selayang Pandang dan Fantasia Bulan Madu dibawakan dengan diselingi lagu-lagu lainnya.

Kesan bahwa mereka ga berubah, hilang sama sekali. Menangkap perubahan mereka ternyata tidak memerlukan mata, tetapi telinga. Hekko jauh lebih baik dalam mengolah suara drumnya. Hentakan drum dengan beat yang terjaga membuat mereka seolah-olah memang memakai drum di atas pentas. Penampilan yang prima juga ditampilkan oleh Iko yang punya suara dengan range yang luas. Nada-nada tinggi dengan mulus dapat dicapainya. Salut buat Iko deh. Apalagi Iko berhasil menirukan suara Abang Rhoma, tidak saja ketika membawakan lagu Terajana, tetapi juga ketika berkomunikasi dengan audiens.

Penampilan Jimmy juga layak mendapatkan pujian. Suara terompet yang ditirukannya memberikan nuansa yang lebih segar. Badannya yang lentur juga membuat penampilannya tidak saja enak didengar, tetapi juga enak dilihat.

Diselingi dengan video clip singles dari album pertama, JC berganti baju sampai 2 kali. (Buat persiapan di Sgp ya? :) )

Selain lagu-lagu Melayu dan lagu-lagu dari album sendiri, mereka juga membawakan lagu-lagu dalam negeri, baik lagu daerah (Rasa Sayang), maupun lagu-lagu pop yang lain (salah satunya Sakura), lagu pop barat (antara lain Fragile, Emotion).

Kejutan yang benar-benar mengejutkan muncul di tengah acara. JC mengolah sebuah lagu pop mandarin Se Fou Cen Te Ai Wo menjadi lagu bertipe house music yang dibawakan dengan sangat menarik oleh Hekko. Lagu yang tadinya berirama mellow, bisa menjadi sangat dinamis. Ga nyangka deh, guys!

Keragaman aliran musik juga dihidangkan oleh JC. Pop, melayu, house music, dangdut, sampai rap juga ada. Dengan suara basnya yang khas, Bayu membuat penonton (terutama yang pere) riuh saat dia membawakan lagu-lagu (Gangstas Paradise, I Need a Girl) dengan gaya rapper. Peace man! :)

Kalau tulisan kali ini ga ada fotonya, harap maklum. Soalnya, tampang mereka memang ga berubah. Yang berubah adalah kualitas vokal, dan penyajian (aransemen) lagu. Mereka menjadi jauh lebih matang.

Kalau jadi kepengen nonton di Singapore, harap maklum juga. Soalnya, tadi malam saja bagus, apalagi di sana ya.

Good luck guys!

November 15, 2005

A story about Anton

Filed under: Uncategorized

Buat yang ngefans sama Anton, ini ada tulisan bagus tentang perjalanan hidup seorang Prihartono Mirzaputra yang diambil dari Kompas.
Inspiring!

August 17, 2005

Merdeka!

Filed under: Events
    kemerdekaan bukanlah suatu hadiah
    ia harus diperjuangkan,
    dengan darah, dengan nyawa, dengan jiwa…
    ia harus dipertahankan,
    dengan karya…

Hari ini ulang tahun Indonesia yang ke 60. Meski kini terseok-seok membangun sebuah negara yang dapat mensejahterahkan seluruh warganya, selalu saja ada harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

indosiar7Indonesiaku Harapanku, begitu judul acara di Indosiar jam 11 siang ini. Sebuah perbincangan tentang hak anak-anak miskin untuk mendapatkan pendidikan. Menyentuh. Betapa kita diingatkan bahwa masih banyak anak-anak yang tidak punya kesempatan untuk bersekolah, meskipun sesuai dengan konvensi hak anak sedunia: semua anak berhak mendapatkan pendidikan!

Indosiar8Lebih menyentuh lagi, acara ini dibuka, diselingi dan diakhiri dengan lagu-lagu patriotik yang dinyanyikan oleh…Jamaica Cafe! (thanx to Bayu yang menginformasikan acara ini). Michael, Iko, Anton, dan Hekko bergantian menjadi lead vocal pada beberapa lagu yang dinyanyikan. Sorak-sorak Bergembira, Indonesia Pusaka, Tanah Airku, dan Bendera. Meski penampilan mereka waktunya sangat terbatas (ga bisa all out deh, kayaknya), lagu Tanah Airku yang diaransir jadi lagu keroncong (dinyanyiin Hekko) memberi nuansa segar dan berkesan tidak terlalu serius. (guys, imho kalian ga cocok terlalu serius! :) )

Check out our friends here in action:

    Indosiar1 Indosiar2 Indosiar3

Indosiar4 Indosiar5 Indosiar6

August 10, 2005

Konser Erwin Gutawa

Filed under: Events

Erwin Gutawa ngadain konser! Kebayang dong, arranger sekelas Erwin yang sangat detail berusaha untuk menyuguhkan musik yang pastinya terbaik di kelasnya (kayak rally :) ).

Benar saja! Erwin sangat menghargai selera semua orang. Konser yang berlangsung di JCC yang menyuguhkan lagu-lagu Koes Ploes/Bersaudara ini, yang kalau mengikuti pakem aslinya akan terasa monoton dan itu-itu saja, ternyata dapat memuaskan semua orang yang punya selera yang berbeda.

Mau jazz? Ada Syaharani yang menyanyikan lagu Olala dengan diiringi Indra Lesmana (kibor), Mathes (bas), Oele Pattiselano (gitar), Cendy Luntungan (drum) dan Hyper Sax pimpinan Oni Krisnerwinto. Kurang apa coba?

Mau melayu? Ada Kikan yang nyanyi lagu Mari-mari lengkap dengan lenggak-lenggok penari latarnya. Mau Rock? Ada juga! Armand Maulana yang sangat energetik dengan lagunya Jemu, dan Andi /rif/ yang nyanyi Manis dan Sayang memuaskan telinga penggemar rock.

Kalau pop sih, banyak. Tengok saja Marshanda, Ruth Sahanaya, Fithriani, Baim, Glenn Fredly, Rio Febrian dan Audi. Musisinya juga top-top semua. Sebut saja Andi Rianto, Dewa Bujana, Tohpati, Eet Syahrani, dan segudang musisi handal lainnya.

EG4

        EG3

      Cuma itu? Lalu penggemar a-capella gimana? Kan sudah dibilang tadi. Selain menghargai selera musik orang lain, Erwin juga pandai dalam menghadirkan orang yang tepat. Untuk urusan a-capella, yang dihadirkan Erwin ya siapa lagi, kalau bukan Jamaica Cafe!
      Membawakan lagu dari seri Nusantara dan Kolam Susu keenam cowok bersuara oke ini berhasil memukau penonton. Penampilan mereka diselingi dengan permainan bas yang menarik dari Indro dan Thomas GIGI. Wah, kalo ga melihat langsung, nyesel deh!

      Salut buat Erwin yang berhasil menyuguhkan konser musik yang keren abis! Kalaupun ada yang kecewa, pastilah orang-orang yang berharap akan mendengarkan lagu-lagu Koes Ploes sesuai dengan penyanyi aslinya….

      July 27, 2005

      Kembali ke Pisa Café

      Filed under: Events

      Beberapa tahun lalu, saya punya acara tetap buat malam senin. Makan malam di Pisa Café. Kalau ada yang bertanya, apakah makanan di sana enak, pasti saya jawab ‘ya’. Tapi, bukan hanya itu yang membuat saya betah nongkrong setiap minggu malam di sana. Ada segerombolan cowok-cowok yang bisa bikin saya tersenyum dan gembira. Bahkan tak jarang mulut saya komat-kamit mengikuti lagu yang mereka nyanyikan. Ya! 6 cowok itu tak lain dan tak bukan adalah Jamaica Cafe.

      Pisa27Juli1 Pisa27Juli2

      Setelah sekian lama absen (karena konsentrasi pada albumnya), Anton, Iko, Hekko, Mike, Jimmy, dan Bayu, akhirnya kembali bernyanyi di Pisa Cafe, meski hanya untuk malam Tribute to the Ladies itu saja. Lagu-lagunya beragam. Dari yang serius, yang diambil dari album sendiri, yang bercanda, bahkan lagu betawi juga ada! Pokoknya, komplit plit!

      Apalagi yang dirasa perlu, kalau pada saat yang sama kita sudah punya semua: good friends, good food and good music! Hari ini memang indah…

      July 21, 2005

      Yang asyik di JCC

      Filed under: Events

      Pada Pameran Selular Indonesia (Indonesian Cellular Show 2005) di JCC, Jamaica Cafe diminta untuk berpartisipasi di Stand XL.

      JC2

      Ternyata, situasinya kurang mendukung. Mereka harus menyanyi di tengah-tengah riuhnya suara yang saling silang, yang berlomba-lomba saling mengalahkan. Seru juga. Sempat tertunda karena masalah teknis. Hekko sempat tidak kebagian mike. Iko juga sempat ganti-ganti mike. Malah kata Iko, sempat nyetrum-nyetrum segala. Hi…syerem!

      JC3

      Syukurlah mereka bisa dengan sukses membawakan lima lagu dengan tema joget. Tentunya, tidak ketinggalan Terajana. Tapi sayangnya, kekuatan terbesar mereka, yaitu kemampuan berkomunikasi dengan audience, kurang termaksimalkan. Ya…karena segala keterbatasan tadi itu. Salut friends! Moga-moga aja ga jadi kecil hati dengan kejadian seperti ini.

      May 13, 2005

      Hemat listrik yuk!

      Filed under: Events

      Pernah membayangkan dunia tanpa listrik? Bayangkan! Setelah sekian lama bergantung pada listrik, tiba-tiba saja listrik tidak ada lagi. Waah.. Ga mau lah ya…

      WWF Indonesia mengadakan kampanye Power Switch! untuk menggugah kesadaran seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghematan listrik. Acara yang digelar di Plaza Semanggi ini lumayan meriah. Setelah siang hari pengunjung diajak untuk ikut serta mengisi petisi untuk para wakil rakyat dan juga dibagikan brosur yang berisi tips-tips penghematan listrik, malam harinya pengunjung dihibur dengan acara musik. Pengisi acaranya adalah anak-anak dari Sanggar Akar…dan Jamaica Cafe tentunya.

      WWF1

      wwf2Buat yang ga sempat datang, terpaksa hanya bisa mendengar ceritanya saja ya. Pengunjung sangat terhibur yang pasti. Bahkan, seorang fans kecil dengan setianya nonton di depan panggung dengan terpana. Kok bisa ya… om-om (hi..hi..hi… :) ) itu nyanyi dengan bagusnya…..






















      Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here